Hari ini aku pindah PPL ke Pengadilan Agama Demak, dan kesanku ketika sampai disana iyaaa biasa saja. Aku justru mengapresiasi perawatan taman disekitar pengadilan yang asri layaknya perkebunan mini. Suasananya memang berbeda dengan PN, aku masuk PA kepalaku langsung ruwet. Bakal banyak konflik rumah tangga merajalela. 

Hmm saat masuk aku juga menemukan hal yang imut disana, ada tempat permainan anak-anak kecil, kayak telusuran gitu, warna-warni. Sambil jalan aku mikir, fungsinya buat apa iya itu ada di pengadilan agama, iya paling buat begituan, anggap saja itu untuk “respect for children”, seperti itu. Mungkin. 

Hari pertama di PA tadi jadwalnya cuma mantengin sidang doang, begitu terus sampe kehabisan cairan. Membosankan sekali Ya Allah, ngliatin sidang pertama orang bertengkar mau cerai membuat kepalaku tambah pusing, sidang kedua kepalaku mulai ruwet, sidang ketiga dan seterusnya aku mulai kekurangan cairan=ngantuk. Ngliatin sidang membuatku berdo’a semoga suatu hari nanti ketika aku sudah berkeluarga kalem damai harmonis. Amin.

Pas absen di bagian informasi, “Besok maksimal ke PA jam 08.15, kami hanya beri toleransi 15 menit saja, yang lain tolong dikasih tahu..”

Masuk konflik keluar konflik. 

Advertisements