Pasar karetan

Acara berlangsung seru dikelilingi banyak wartawan

(Minggu, 05/11/2017) – Hari ini saya mengunjungi Radja Pendapa Camp, tepatnya di Desa Segrumung, Meteseh, Kec. Boja, Kendal, Semarang, guna untuk memenuhi rasa penasaran saya dengan open perdananya Pasar Karetan. Sebelum sampai lokasi, saya dan teman saya harus menaiki odong-odong terlebih dahulu untuk sampai tujuan, and you know what? that’s free gaes. 

Lho memangnya apa sih maksudnya Pasar Karetan? Well, nggak tahu juga sih yak, sesampainya saya disana ternyata lokasinya dekat sekali dengan hutan karet, mungkin itu sebabnya namanya jadi Pasar Karetan. Hahaha 😛

So, pasar rakyat ini ternyata hasil ide kreatif dari GenPI (Generasi Pesona Indonesia) Jateng, dimana mereka ingin menciptakan pasar tradisional yang juga mempunyai nilai pariwisata. Great!

Pasar ini dibuka mulai pukul 06.00 sampai 11.00 WIB. Saya tiba disana kira-kira jam 09.00 dan itu sudah dipadati dengan berbagai macam manusia dari berbagai kalangan. Nuansa tradisional nan artistiknya juga terasa banget karena banyak berbagai jajanan khas, mainan, dan juga tarian tradisional yang ditampilkan disana. Hal seperti inilah yang membuat saya tidak bisa lepas dengan kamera.

Pasar karetan

Penjual jajanan khas tradisional di Pasar Karetan

Pernyataan dari salah satu penjual jajanan tradisional mengatakan, ternyata penjual yang ditempatkan oleh panitia untuk berjualan disana ada yang berasal dari Pasar Johar dan Pecinan yang juga merupakan tempat wisata kuliner di Semarang. Padahal saya pikir dari warga-warga Kendal itu sendiri, ternyata bukan.

Pasar karetan

Seorang anak kecil sedang asyik melukis payung

Tidak hanya itu, disebuah spot bertuliskan “Radja Pendawa Camp” saya melihat terdapat banyak segerombolan anak-anak sedang asyik melukis payung, saya yang penyuka seni semakin penasaran dan tidak segan untuk mengambil jarak dekat untuk melihat proses melukis mereka. Lagi-lagi, hal-hal seperti ini, saya tambah tidak bisa lepas dengan kamera saya. So, this is very great culture and creative banget gaes, sepertinya tempat ini bakalan saya jadikan list tempat favorit saya yang kedua setelah Kota Lama, hahaha 😛

Advertisements