Posted in Fotografi

Human Interest

Human interest fotografi
Bapak ini terlihat seperti penjual bunga tapi sebenarnya penjaga jasa sepeda hias di kawasan Kota Lama Semarang

Siapapun yang menyukai dunia fotografi pasti paham apa yang saya maksud dari judul diatas. Human interest ialah sebutan dari hasil pengambilan foto terhadap orang-orang yang sedang melakukan aktivitas agar yang melihatnya bisa merasakan simpati. Bisa ditemukan di jalanan, pasar atau tempat-tempat terpelosok. Tapi kebanyakan fotografer lebih mudah melakukannya di jalanan.

Sebenarnya human interest identik dengan fotojurnalisme, tapi gaya hasil potret ini banyak diminati oleh kalangan fotografer untuk sekedar menghasilkan foto candid atau untuk mendapatkan ekspresi orang-orang yang sedang melakukan aktivitas. Menurutku memang lebih menarik memotret secara diam-diam daripada harus bilang atau dengan kesengajaan. Hasilnya akan lebih natural dan ada nilai tersendiri untuk memaknai hasil foto human interest.

Saya sendiri tertarik dan baru paham dengan dunia foto human interest karena terinspirasi dari seorang fotografer sekaligus jurnalis Danny Maulana. Dalam postinganya, ia selalu memberi judul dan mendeskripsikan hasil fotonya. Karena saya juga suka dunia arsitektur, saya juga pernah hobi foto bangunan ala minimalis. Selain itu, gaya city vibes dan street vibes juga sangat saya sukai. Menggambarkan keadaan yang sedang terjadi di jalan ialah sesuatu yang sangat menarik bagi saya.

Menurutku human interest tidak hanya sudut pandang terhadap aktivitas seseorang yang dapat menimbulkan simpati pada kelas bawah. Tapi semua yang objeknya fokus pada manusia yang sedang melakukan aktivitas tertentu menurutku itu sudah hasil foto human interest. Misalnya, memotret seseorang yang sedang mengamati hasil karya lukisan. Well, mungkin itu dulu yang bisa saya share kali ini setelah beberapa minggu tidak menulis.

Advertisements

Author:

Temukan saya di instagram : @arikakhoiriya

36 thoughts on “Human Interest

  1. Menarik ya. Ada cerita dibalik foto. Saya tidak mengerti tentang dunia fotografer ini . jadi penasaran juga kenapa ada kata ini β€œMenurutku human interest tidak hanya sudut pandang terhadap aktivitas seseorang yang dapat menimbulkan simpati pada kelas bawah.”

  2. Klo saya nggak punya minat sama sekali di bidang fotografi. Asal jepret wkwkw…. tapi juga sungkan arika memotret orang lain. Takut nglanggar privasi dan dituntut. πŸ˜€

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s