Posted in Cerita, Kehidupan, life style

APA MIMPIKU?

Dulu saya pernah bercita-cita ingin menjadi seorang dokter, tetapi itupun hanya sebuah pemikiran polos seorang anak MI (SD) yang belum tahu apa-apa. Dulu saya juga pernah sok-sok an memperagakan dan berpenampilan seperti seorang dokter, berpakaian putih-putih bersama teman-teman sepermainan, yang entah akupun tak tahu apa manfaatnya hingga membuatku terkekeh geli jika mengingatnya. Aku juga yakin, bocah seumuran SD jika ditanyai soal cita-cita kebanyakan pasti menjawab ingin menjadi dokter kalau tidak iya polisi atau guru, sampai akupun bosan mendengarnya.

Masuk bangku kelas 1 MTs (SMP), saya pernah bermimpi ingin menjadi seorang pelukis, mungkin karena dulu saya dikenal identik dengan seni menggambar, entah dari mana mereka dengan begitu mudahnya mengecapku seperti itu. Katanya, di waktu saya TK, bakat menggambarku memang sudah terlihat (mencorat-coret dinding rumah). Dulu saya juga sempat menekuni seni kaligrafi pada saat kelas 1 MTs, sampai berjuang mengikuti les, tempatnya di sekitar Menara Kudus, sekitar 20 menit an dari rumahku. Tetapi itupun putus ditengah jalan saat aku kelas 2 MTs, karena pada saat itu saya sudah mulai merasa bosan, dari MI-MTs kok kaligrafi terus, ikut ajang perlombaanpun selalu kalah. Ibuku sangat menyayangkan keputusanku itu, tetapi toh semuanya kembali pada pilihan anaknya bukan?

Kelas 3 MTs, mimpiku berubah lagi, dulu saya ingin menjadi seorang PNS. Entahlah, mungkin karena aku terinspirasi dari kakak perempuan saya yang dulu pernah daftar CPNS. Dulu aku hanya berpikiran “Wah, kayaknya enak juga kalo jadi PNS”. Ya pikiranku dulu memang masih cetek, entahlah. Padahal seleksi PNS juga tergolong tidak gampang kan, dulu kakak perempuan saya sampai tes berkali-kali, dan aku tahu itu sungguh melelahkan. Tetapi pada ujungnya kakak saya tidak memilih memperjuangkan PNS itu lagi. Yaps, profesi jangan hanya mengandalkan PNS.

Masuk bangku MAN (SMA), saat itulah dimana diriku mulai mengerti bakat dan potensi tetapi itupun masih dengan ikatan kelabilan. Dulu aku memilih program jurusan Bahasa. Karena menurutku, jurusan bahasa itu jurusan yang mempunyai nilai seni yang tinggi. Seni bersastra, seni berdrama, seni belajar dan menggunakan bahasa asing dan berkarya. Anak bahasa juga terkenal kreatif. Aku sungguh sangat tertarik dengan jurusan bahasa pada saat itu. Zaman MAN itu juga dimana diriku tidak terlalu mementingkan dunia akademik (kepintaran), aku dulu tidak begitu suka belajar, dikelas kebanyakan nggambar, kalau tidak begitu iya ngantuk. Aku lebih condong melakukan hal-hal yang aku suka, dan tak peduli dalam hal menunjukkan kepintaran. Di zaman ini aku bercita-cita menjadi seorang WARTAWAN.

Masuk bangku kuliah, whoΒ knows? Aku malah masuk jurusan Hukum Pidana. Jauh sekali dari daftar tujuan hidup saya, bagaimana bisa saya memilih ini, di Universitas Islam pula. Dan tahun lalu untuk pertama kalinya aku mencicipi dunia pondok pesantren yang sangat berbeda dengan hidup saya sebelumnya. Tetapi alhamdulillah saya sangat bersyukur sudah pernah dididik dalam penjara suci itu, saya mendapatkan banyak hal dari sana yang belum pernah saya rasakan sebelumnya dalam hidup saya.

So, what’s my aspiration exactly? Sampai saat ini, aku mengatakan “AKU BELUM TAHU”. It’s like, just let it flows.. membiarkan hidupku mengalir seperti air, aku belum sanggup menyetting cita-citaku jauh ke depan. Saya lebih suka merencanakan dan mempersiapkan sesuatu yang memang benar-benar sudah ada di depan mata saya daripada suka bermimpi tinggi yang sebenarnya aku tak mampu untuk melakukannya. Aku tak bisa mengimajinasikan itu.

Tapi…. sebenarnya ada sih, dan mungkin itu hanya aku yang tahu πŸ˜πŸ˜›

Semarang, 30 Mei 2017

Advertisements

Author:

Temukan saya di instagram : @arikakhoiriya

28 thoughts on “APA MIMPIKU?

  1. Hidup memang ga bisa ditebak mbak.. tapi alangkah baikknya kita memiliki tujuan hidup.. sebab dengan adanya tujuan tentu kita akan mampu menyusun rencana untuk mencapai tujuan tersebut..

    Terkait dengan cita-cita, kalo kata pepatah inggrisnya ” Do what you love and Love what you do ” 😁

  2. Kalo masih muda masih mencari-cari mana yang lebih disukai juga sembari mencari pengalaman dulu ya mba Arika πŸ˜€

  3. Itulah cita2 kita, terlihat skli bgaimna itu trus berproses dari waktu ke waktu, dari kita kecil hingga dewasa, sayapun sama, tp sya waktu kuliah udah ntapkan diri sih dan yakin bnget, mkanya ambil jurusan bhs. Inggrid krn mau jd juru bahasa, pngennya kerja di bidang pariwisata gtu.

    Tapi, knyataan brkata lain, akhirnya saya jadi guru, guru bhs juga sih, jd gak mlenceng2 jg. Dan saya syukuri aja

    Semoga sukses ya Arika dg cita2 terakhir yg Anda impikan itu, sayang Anda pake rahasia sgla.

    1. Ya itu bagus, nggak melenceng” amat, la saya sendiri malah belum ada pandangan untuk jurusanku ini.
      Tapi ya nggak tahu lah, jalanin dulu wkwk
      Yang penting aku masih suka dengan passionku hehe..

      Ohhh rahasia dong.. wkwk

  4. Sekarang pun aku masih mencari loh. Masalahnya buat apa cita – citaku itu ? Yah amat menyebalkan. Mengapa aku harus selalu memikirkan esensi setiap situasi,
    Keep fighting mbak

  5. Wah kalau bisa punya tujuan arika. Biar gak mudah terombang-ambing. Kalau sudah punya tujuan, kita bisa fokus untuk mengejarnya. Saya pingin jadi penulis, makanya saya sering berlatih menulis. Nggak tahu juga klo bosan di tengag jalan hua ha ha……

    1. Wkwk, ya semoga diberikan yang terbaik ajalah, soalnya aku belum ada pandangan untuk jurusanku ini :v kalo diluar jurusanku malah ada :v

    1. aku memaknai passion itu, sesuatu hal yang tidak pernah lepas dari kita sejak kecil hingga dewasa, dimana ketika aku melakukan itu, aku tidak akan peduli dengan yang lain..

      Tapi, entahlah, semoga nantinya diberikan yang terbaik, kali aja seniku masih bisa dijadikan sampingan wkwk

      1. Hahahahahah, mana ceweknya? Wkwkkw
        Btw, kok sekarang rajin buka wordpress iya bimasakti, udh didownload dari playstore kali iya :v

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s