Posted in Kehidupan, Sastra, Sastra (Puisi)

​MELANKOLIA ALAM SEMESTA

Sastra (puisi)

Bumi menangis,

Dengan rasa yang enggan beranjak

Bumi bergetar,

Dengan rasa yang enggan memihak

 

Dan Langit, 

Dengan lihai tak pernah memaksa angin untuk bicara

Lalu udara,

Dengan lihai tak pernah memaksa bumi untuk bertanya

 

Dan mentari datang lebih awal

Memaksa bumi untuk melihatnya

Bumi masih menangis 

Dimana kabar itu?

 

Tapi mentari enggan bicara

Dan awan enggan menjawab

Langit masih ingin bijak

Tapi bumi mulai beranjak

 

Udara pun ikut mencoba menjawab

Dari mentari, langit akhirnya bicara 

Hingga akhirnya angin datang 

Bumi tersenyum

Advertisements

Author:

Temukan saya di instagram : @arikakhoiriya

15 thoughts on “​MELANKOLIA ALAM SEMESTA

    1. Iya benar, nama alam hanya untuk kiasan, saya lebih suka yg seperti itu, biar karyanya nggak terlalu transparan dalam hal makna, biar yg baca timbul teka-teki

  1. Hai, puisinya bagus!

    I’m newbie here, I would very appreciate if you have the time to visit my blog on dhusara.wordpress.com i also post poems and stuff. Thank you! 😀😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s