Viktimologi

Dosen viktimologi gue, gambar bisa saja mengandung hak cipta jahaha

Yeah ini adalah salah satu mata kuliah yang menarik perhatian gue. Hmm apa itu viktimologi? Apa iya, apa hayoo.

Well, viktimologi terdiri dari 2 kata, yakni “viktima” (bahasa latin) yang artinya korban dan “logos” yang artinya ilmu. Hmm udah tau maksudnya lah iya.

Dari Dictionary of Crime mengartikan viktim sebagai orang yang mendapatkan penderitaan fisik, penderitaan mental, penderitaan harta atau bahkan kematian atas perbuatan yang dilakukan oleh pelaku tindak pidana.

Lalu menurut A. Mustofa (siapa ini? Gatau, pokoknya gue ndengernya gitu tadi dari dosen ๐Ÿ˜›), viktimologi adalah ilmu pengetahuan yang mempelajari kedudukan dan peran korban kejahatan. Ilmu ini sangat perlu kita pelajari karena bla bla bla ble ble ble gitu deh tadi, jahahahah bodoamat.

Sedangkan menurut Bu Brillian (dosen gue sendiri). Viktimologi diartikan dalam 2 segi, yaitu luas dan sempit. Maksudnya yang luas dan sempit itu gimana iyaaa??? *Garuk-garuk pantat* Well.. viktimologi dalam arti luas maksudnya itu korban antara publik dan perusahaan atau juga bisa dengan pemerintah. Misalnyaa.. korban penggusuran, korban korupsi (kita? Haha), korban pencemaran lingkungan, korban perasaan? (lho? O.O) dan lain sebagainya.

Terus yang viktimologi dalam arti sempit itu gimana maksudnya vrooooh?? *Baca buku dong!!* Hmmm ini maksudnya korban kejahatan dalam hubungan personal, Misalnyaa.. korban pembunuhan, pencopetan dll.

Kata kunci : 

1. Luas      = Publik-Pemerintah    

2. Sempit = Personal-Personal

ISTILAH-ISTILAH VIKTIMOLOGI.

  • Pengalaman viktimisasi, yaitu pengalaman jadi korban kejahatan.
  • Viktimisasi, yaitu faktor yang mempengaruhi pengalaman viktimisasi.
  • Viktimisasi berganda, yaitu sebuah pengulangan atau peningkatan viktimisasi. Contohnya : dipalakin preman terus dipasar, jiahahah.
  • Viktimisasi berkelanjutan, mmm.. langsung contohnya aja iya, haha. misalnya pencemaran lingkungan, yang rumahnya deket pabrik semen misalnya atau pabrik apalah-apalah itu kan bisa setiap hari (berkelanjutan) kena dampaknya. Kasian banget iya. Jiah..

So.. kalo anda-anda sendiri, apa pernah punya pengalaman viktimisasi?? Atau pernah melihat pengalaman viktimisasi dilingkungan sekitar anda?? Misalnya korban copet, korban pembunuhan, korban penculikan, korban pencemaran lingkungan, korban tilang??!!! *Hahahahah


Advertisements