Ketika aku menemui mereka atau sedang berada dalam kerumunan banyak orang, entah itu di kampus, kelas, asrama, halte, kendaraan umum, rumah makan, dan berbagai tempat umum lainnya, yang kulihat mereka hanya sibuk berkutik pada handphone mereka masing-masing. Mereka meninggalkan banyak hal dari balik wajah nunduk mereka, seperti hubungan sosial yang nyata dengan orang lain, mereka lebih menyukai berdunia maya. Lebih praktis mungkin.

 Itulah yang selama ini aku amati ketika sendirian di tempat umum manapun. Karena apa lagi yang harus aku lakukan? Mengajak mengobrol? Tentu tidak mungkin, yang ada aku hanya mendapat respon datar karena mereka masih terfokus dengan gadget-gadget canggih mereka. Aku diam. Mencoba untuk acuh juga, tertawa kecil dalam hati, zaman sekarang.

Dan untuk anak kecil. Merekapun juga terkena virus zaman sekarang ini, iya aku tahu memang sebuah kehidupan pasti akan selalu maju, semuanya serba canggih, seperti teknologi dan sebagainya, aku tahu itu sangat baik. Sampai mungkin suatu hari nanti manusia tidak akan lagi dibutuhkan tenaganya karena tersaingi oleh orang besi.

Advertisements