Belum Terjamin

18-20 September 2018, selama tiga hari aku langsung digenjot mengikuti training di perusahaan dibawah naungan kementerian perdagangan cabang Semarang itu, aku tidak tahu kenapa sistemnya seperti itu, padahal kupikir hanya interview sehari saja, habis itu aku akan kembali ke kampus dan fokus dengan hal-hal lain yang ingin aku kerjakan. 

Dari awal aku memang sudah merasa aneh, hari pertama yang seharusnya tes tapi langsung training. Hari kedua, peserta semakin berkurang, mungkin mereka sudah paham maksud dan seluk beluknya. Lowongan berkedok staff tapi ujung-ujungnya hemmm, ada sesuatu yang mengganjal. Ternyata untuk menarik pekerja mereka mempunyai trik-trik yang demikian ciamik. Untung perusahaan legal, kalo tidak, sudah habislah aku untuk membuang waktuku disana.

Hari ketiga, Kamis, 20 September 2018. Namaku terpanggil lolos diterima di perusahaan itu, beruntungnya lagi, 2 teman seperjuanganku juga lolos Alhamdulillah. Tapi itu tak membuatku tertarik, karena kutahu setelah ini, hidupku belum tentu terjamin. Belum diterima bingung, sudah diterima tambah bingung lagi, memang dasar manusia itu tidak ada puasnya, selalu lupa bersyukur. Tapi memang benar, setelah ini hidupku belum tentu terjamin. 

Tapi sungguh akupun tidak mengerti, sampai saat inipun Allah selalu mengujiku lagi dan lagi. Ketika aku harus bersyukur karena sudah mendapatkan apa yang aku inginkan, Allah mengujiku lagi dengan kecemasan akibat pekerjaan itu, aku takut tidak akan menghasilkan apa-apa, padahal aku sudah susah payah. Banyak orang yang menyuruhku mengundurkan diri saja, daripada aku sudah lelah-lelah bekerja tapi tidak akan menghasilkan apa-apa. Tapi, apakah aku harus menyerah? Kesabaran adalah kunciku saat ini. Nothing impossible, right? Keep positive thinking, positive life and positive vibes.

Jum’at, 21 September 2018. Keluarga baru, saya ditempatkan di ruang M.H. Mutahar dengan Pak Kepala Tim bernama Ali Abidin, beliau berasal dari Gresik, perutnya buncit dan wajahnya ke Arab-araban, beliau humoris, loyal dan dermawan. Lagi dan lagi, ternyata saya juga seruangan dengan teman seperjuangan saya, kurang beruntung apalagi coba.

Aku belum kenal semuanya, karena beberapa ada yang tidak masuk. Tapi yang jelas ada teman seperjuangan saya, lebih tepatnya kakak kelas saya Mbak Mamik yang kemarin baru saja wisuda tanggal 06 September, dan sekarang harus nyari duit dulu buat nerusin S2. Ada juga Pak Hasbi lulusan S2 dari Cirebon, beliau sudah berkeluarga dan mempunyai 2 orang anak, ada Mas Nazih lulusan UNDIP angkatan 2010 baru wisuda kemarin (lama juga iya), juga ada Risa dan Risma yang masih kuliah di UNISBANK sama seperti saya tapi beda semester dan universitas. 

Kita masih diajarkan adaptasi, setiap hari kita masih perlu belajar dan belajar. Pak Kepala Tim selalu bilang “Ibarat, botol kalian itu masih kosong, maka dari itu step by step botol itu akan saya penuhi sedikit demi sedikit untuk kalian”. Yaa dimanapun kita berada, memang tidak akan pernah luput dari belajar. Pak Kepala Tim itu baru pindahan dari perusahaan yang sama dari Surabaya, beliau dipindahkan ke Semarang untuk menerapkan hal-hal yang beliau dapatkan dari sana untuk diterapkan disini dengan harapan agar lebih maju (tapi bodoamatlah, karena jujur saja aku masih khawatir, karena aku belum terjamin). Tapi lagi dan lagi, aku harus bersabar. 

Intinya, hidup saya sekarang separuhnya berada di Ngaliyan dan separuhnya lagi di area Balaikota.

Yang pasti, aku selalu berdo’a, jikalau pekerjaan ini baik untukku, Allah akan tunjukkan dengan cara-Nya, jika pekerjaan ini tidak baik untukku, maka Allah akan selesaikan dengan cara-Nya pula. Semoga Allah memberikan yang terbaik, dijadikan yang terbaik dan ditempatkan yang terbaik. Amin.

Tapi, dari lubuk hati yang paling dalam, kalau boleh milih mah AKO NGGAK MAU LAH KEK GITU, PENGENNYA PUNYA USAHA SENDIRI NGGAK MAU DIATUR-DIATUR. 

Sabar………

Buang perasaanmu dulu, pakai logika.

Step by step

Advertisements

I Don’t Want to Forget it

Siang itu, terik panas begitu menyengat. Aku berjalan tergopoh-gopoh dari tempat penuh ruko-ruko itu bersama dengan seorang Mbak (kakak tingkatku) yang kemarin baru saja diwisuda. Kami memutuskan untuk duduk istirahat didekat tempat jasa pos disebuah perumahan sebelah kampus, kami merasa kelelahan karena sikap matahari yang selalu menamparkan panasnya ke wajah kami. Tapi siang itu, setelah dari salah satu ruko, hanya kekecewaan yang kami dapat, disela-sela istirahat itu kami larut dalam banyak perbincangan.

Aku mengenal kakak tingkatku itu ketika aku bergabung menjadi Relawan American Corner dikampusku, kami sering menghabiskan waktu disana, dari hal-hal kecil sampai besar. Pada kenyataannya kami berbeda, aku masih kuliah, dia sudah berhasil dalam perjuangannya. Kami jelas berbeda, tapi sedang berjuang untuk menyelesaikan masalah yang sama.

Kemarin-kemarin mungkin kepalaku pusing bukan main. Aku hampir tidak tahu harus bagaimana lagi, kenapa? Karena aku tidak menceritakan masalahku dengan orang lain, aku menutupinya rapat-rapat dan akan berusaha menyelesaikannya sendiri. Tapi aku salah, karena sebab itulah yang akan membuatku semakin bertambah merasa berat. Banyak orang-orang baik disekitarku, tapi kenapa aku sangat tertutup, setidaknya ada teman untuk berbagi cerita, bisa saja dia tidak akan hanya mendengar tapi juga bisa membantu. Walau memang tidak semua teman bisa aku percaya untuk menuangkan cerita.

Alhamdulillah hari demi hari, sampai detik aku menulis inipun aku sudah merasa jauh lebih tenang, sangat-sangat tenang, sedikit demi sedikit aku berusaha untuk menghadapi masalah dengan kepala dingin. 
Tanggal 06 September 2018 kemarin, aku urungkan untuk mengikuti acara hasil dari kesepakatan disebuah virtual office, aku mengundurkan diri. Penyebabnya adalah ketika aku bercerita hendak pergi esoknya, aku dinasehati dengan setegas-tegasnya oleh orang terdekatku.

“Itu berat ka, jangan sampai kamu melakukan itu”

“Tapi aku harus bagaimana lagi, aku tak pernah sepusing ini”

“Tenangkan dirimu, semua masalah pasti bisa dihadapi”

Bukannya aku tidak mempunyai pendirian, tapi mungkin Allah ingin melindungiku dengan cara-Nya. Mungkin saat itu aku terlalu menggebu-gebu karena kepepet oleh masalah, padahal kita harus dalam keadaan tenang setenang-tenangnya dalam menghadapi masalah. Berpikiran negatif akan semakin membuat terpuruk, berpikir positif akan membuat pikiran menjadi jernih dan lebih semangat. Terimakasih untuk orang-orang yang selalu menyuruhku untuk tetap tenang dan tersenyum, itu manjur. Aku harus bertahan disini sampai semester ini habis, selebihnya aku tidak tahu, yang penting tetap berusaha dan berdo’a.

Well, ketika aku ingat semua cerita kakak tingkatku kemarin, mungkin aku harus lebih bersyukur, kisahnya dulu begitu inspiratif, tak kusangka ternyata perjuangannya sungguh luar biasa bisa sampai sini, dan sekarang permainan akan lebih berat lagi baginya.

“Intinya, masalah kita sama rik, tapi dengan tujuan yang berbeda”

“Iya mbak, kita harus bisa”

Mungkin masalahku tak seberapa, tapi harus bagaimana lagi, aku harus merubah keadaan. Niatkan saja ibadah, selalu sertakan diri-Nya di setiap perjalanan, insyaAllah akan ada pertolongan, mungkin Allah sedang menguji.

Aku tidak akan melupakan momen-momen ini, setiap perjalanan harus aku tuangkan disini, agar suatu hari nanti aku bisa membaca dan mengingatnya kembali.

5 Fotografer Yang Menginspirasi Saya

Sudah tentu setiap orang pasti mempunyai inspiratornya masing-masing, begitu pula denganku. Menyukai dunia foto bukanlah hal yang baru saya lakukan. Walau dengan media seadanya dan terkesan abal-abal, aku tidak pernah berhenti untuk belajar berkreasi sampai sekarang, dan InsyaAllah hobi ini akan saya gemari sampai dewasa nan tua nanti. Amin.

Sebelumnya, saya sudah pernah membahas tentang fotografi dengan judul Human Interest, itu adalah salah satu jenis fotografi yang sangat saya sukai sampai sekarang, karena ketika kita berhasil menangkap moment jenis foto ini, ada rasa nilai-nilai kehidupan disana, suasana nyata yang jauh dari kebohongan, kitapun bisa berinteraksi dengan subjek dengan berbagai cerita. So, berikut ini adalah 5 fotografer yang menginspirasi saya yang saya follow di instagram.

1. Steve McCurry

Siapa yang tidak tahu Steve McCurry, fotografer kelas dunia ini berasal dari Amerika. Umurnya 68 tahun tetapi masih segar untuk tetap berkarya. Saya menyukai karya beliau karena terkenal dengan fotografi human interestnya yang luar biasa keren dan hasil fotonya selalu memiliki kontras yang kuat. Karya beliau juga banyak mendapat penghargaan. Well, karya beliau bisa ditemukan di akun instagramnya @stevemccurryofficial

Fotografer steve mccurry

Salah satu karya Steve McCurry (source : instagram/@stevemccurryofficial)

2. Michael Theodric

Fotografer yang ini mungkin bisa dibilang kecil-kecil cabe rawit, karena fotografer cilik berasal dari Indonesia ini masih berumur 16 tahun, tapi saya berani mengaku bahwa karyanya tak kalah keren dengan fotografer-fotografer profesional lainnya. Hasil fotonya kebanyakan human interest dan pemandangan, karena itulah aku suka. Karyanya bisa ditemukan di IG @michaeltheodric

Fotografi

Source : instagram/@michaeltheodric

3. Bimo Pradityo

Beliau adalah fotografer sekaligus arsitek yang berasal dari Yogyakarta. Biasanya hasil fotonya adalah street photography dan human interest, sajian foto yang terkesan natural dan capture moment yang pas menghasilkan potret suasana aktivitas orang-orang yang bisa dijadikan inspirasi dalam memotret. Karyanya bisa dilihat dalam akun instagramnya @_bimo_

Fotografi

Source : instagram/@_bimo_

4. Marrysa Tunjung Sari (Sasha)

Beliau adalah fotografer profesional dari Jakarta, bisa dibilang travel photographer, beliau sering berbagi tips bagaimana teknik menangkap moment dan suka bercerita di postingan instagramnya. Begitulah, saya lebih menyukai fotografer yang menyertakan cerita panjang dalam captionnya, bukan hanya sekedar post karya dengan caption sedikit. Karena jika ada cerita, lebih mengena. Karya beliau lebih sering bertema pemandangan yang cerah, bisa ditemukan di instagram @poeticpicture

Fotografi

Source : instagram/@poeticpicture

5. Danny Maulana

Ketahuilah, BAHWA BELIAU ADALAH INSPIRATOR PERTAMA SAYAAAAAA. (kuingin menjerit). Yap, saya mengagumi beliau saat bertemu di Balai Kota Semarang. Waktu itu gara-gara saya mengikuti Workshop Citizen Journalist Academy audisi Semarang yang pernah saya ceritakan sebelumnya dalam postingan “Great Day; Workshop Citizen Journalist Academy“. Beliau sebenarnya adalah Jurnalis (news anchor) di salah satu stasiun televisi swasta Indonesia tapi beliau juga seorang fotografer. Memang hasil fotonya lebih ke fotojurnalisme daripada menguatkan seninya. Tetapi itulah hal pertama yang membuat saya tertarik, ada cerita di balik sebuah foto. Bisa ditemukan karyanya di instagram @dannioo

Fotografi

Source : Instagram/@dannioo

Demikianlah 5 fotografer yang telah menginspirasi dan menemani perjalanan hobi saya, semoga bermanfaat.

Impian

“Let us make our future now, and let us make our dreams tomorrow’s reality” . -Malala Yousafzai –

Diary arikaBeberapa hari yang lalu ada sahabat yang bercerita kepada saya;
“Mbak, salah satu dosenku dulu pernah bilang, keinginanmu dulu yang tidak tercapai dan ketika kamu mendengar hal itu lagi sampai ditelingamu saat ini, dan kamu merasa sakit hati, berarti itu impianmu Mbak”.

Mungkin beberapa orang ada yang cuek dalam menjalani hidup “let it flows saja lah, santai.. entar juga bisa bla bla bla ble ble blo blo blo gitu”. Tapi apakah segampil itu?

Di akhir perbincangan, sahabat saya mengatakan: “Kita harus putuskan goal utama kita mbak, maka mulai saat ini kita bisa menata sedikit demi sedikit rencana yang bisa menuju goal yang utama tadi, seperti itu”.

Mungkin memang ada benarnya, dan kadang saya juga merasa jenuh dengan sesuatu, tapi insyaAllah ilmu itu tidak akan sia-sia. Bersyukur, bisa saja Allah itu mengabulkan apa yang saya butuhkan, bukan apa yang saya inginkan. Apapun ilmu yang sudah dipelajari, insyaAllah akan berguna di masa depan. Amin

Kudus, 27 Juli 2018

PILIHAN

Ada sebuah kutipan ayat Al Qur’an yang menerangkan bahwa “boleh jadi kamu membenci sesuatu tetapi itu baik bagimu, dan boleh jadi kamu menyukai sesuatu tapi ia buruk bagimu, dan Allah mengetahui dan kamu tidak mengetahui“. (Al-Baqarah: 216)

Aku masih berpikir dan benar-benar bepikir. Apakah itu sudah cukup untuk menjawab sebuah kebimbangan?

Banyak opini yang merajalela disekitarku, dan itu belum cukup untuk menjadi jawaban yang tulus, ’cause I knowfeeling setiap orang itu memang berbeda-beda. 

Lalu hal apa yang harus aku lakukan sebelum memilih salah satu dari beberapa pintu, karena setelah itu aku harus berjalan mengikuti arahnya.

Diary arika

Semoga diberikan yang terbaik, dijadikan yang terbaik, dan ditempatkan yang terbaik.

Semarang, 16 Juli 2018

Belajar dari Orang Dewasa

05/07/2018 – Ketika aku baru saja mendarat di kantor fakultas untuk bertemu dengan kajurku, sebuah pesan kuterima yang menunjukkan sebuah kode untuk segera menuju ke sebuah tempat. Sebuah tempat dimana aku selalu menghabiskan waktuku disana. American Corner (Amcor) UIN Walisongo Semarang, “My third family” setelah asramaku.

Kubuka pintu yang memiliki suara khas itu dan kutemukan wajah dengan senyuman lebar dari seorang wanita yang hampir berumur 30 tahun dan kakak kelasku yang masih asyik mengerjakan skripsinya (si pelaku pemberi kode untuk segera ke Amcor). Efek liburan semester, aku jadi jarang bertemu mereka, padahal biasanya setiap hari. Melepas rindu.

Seperti biasa, aku langsung mengambil kursi minimalis untuk duduk di samping beliau. Beliau itu sering bercerita banyak dan juga sering memberikan pesan-pesan untuk bekal masa depan. Aku biasanya belajar dari kisah-kisah beliau. Kisah mengenai apa? Pasangan. 

Aku sering belajar dari beliau tentang bagaimana orang dewasa yang berusia matang menjalani hubungan, menghadapi masalah dan bagaimana untuk mempersiapkan masa depan, beliau itu sudah kuanggap seperti mbakku sendiri, aku sangat bersyukur sekali bisa kenal dengan beliau.

Memang aku itu masih muda, perjalananku masih panjang, tapi aku juga tidak boleh sembarangan memilih pasangan. Keluargaku selalu bilang “fokus kuliah saja dulu, ndang skripsi, terus kerja”, tapi iya tidak ada ada salahnya jika aku belajar dari orang dewasa. Diumur segini aku sudah tidak percaya lagi dengan laki-laki yang hanya heha-hehe, suka “mbaperi habis itu ninggali” dan perbuatan yang tidak men-dewasa-i lainnya. Seperti anak SMA saja, pikirku. (Efek bergaul dengan orang dewasa)

Dan setelah melepas rindu dengan beliau dan kakak kelasku, jam 14.00 aku pamit sebentar karena ada kumpulan organisasi Walisongo Publishing, hari itu aku dapat ilmu baru mengenai bagaimana cara edit layout journal. Semoga aku tidak lupa caranya. Amin. Padahal PR dari sang ketuapun sampai sekarang belum aku kerjakan, dan sepertinya memang tidak akan aku kerjakan.

Setelah pulang dari belajar layout journal, pukul 17.00, tiba-tiba beliau sudah siap mengajakku jogging bersama ke Graha Padma. Dengan buru-buru aku siap-siap dari asrama dan langsung mencelat ke area fakultas dakwah, beliau sudah datang dengan gaya casual olah raganya. Begitu pulan denganku.

“Jadi ini lho rik, yang namanya Graha Padma, bagus kan?”.

“Ternyata lebih besar dari BSB Miss”.

“Yaiyalah, tempat ini menjadi pusat olahraga yang lumayan terkenal dan ada sekolahannya juga”.

Beliau mengajakku berjalan cepat daripada lari-lari kecil (jogging), entah apa alasannya aku lupa, intinya katanya lebih menyehatkan. Aku jadi ingat pernyataan beliau, “jika kita olahraga hanya setengah jam berarti itu hanya untuk kesehatan, tapi kalo satu jam itu bisa menurunkan kalori lho rik, kamu itu masih muda harus rajin olahraga, investasi masa tua rik”.

Yaelah tiap hari aku juga olahraga kali,

  1. Jalan kaki tiap hari ke kampus.
  2. Sering jogging kalo udah telat masuk kelas.

“Ini kita jalan cepatnya sampai mana Miss?”.

“Masih jauh lah, sana ke sanaa masih sana lagiiiii”.

“Heeeeee wadoheeeee, semua volunteer harus nyoba ini Miss”.

Sampai akhirnya, kita berhenti pada sebuah pemandangan senja yang sangat indah, senja yang mungkin paling indah yang tidak kutemui pada senja-senja sebelumnya. Bersamaan dengan adzan Maghrib yang berkumandang, beliaupun langsung menyuruhku segera minum. Saat itupun aku merasa kenikmatan yang sangat luar biasa. Alhamdulillah.

Setelah olahraga, aku mengajak beliau beli jajan depan gerbang masuk Graha Padma, ya kita makan di pinggiran jalan aja gitu, suasananya asyik sekali. Ramai penjual dan pembeli. Suasana yang sangat “night city”. Jarang-jarang aku seperti itu, dan kapan lagi ngerjain seorang pegawai perpus. 

“Ini kayaknya bakal jadi kenangan lho rik, ini kalo Pak Ulum tahu kalo aku kayak gimana iya, hhh”.

“Haha, ya nggak apa-apalah, itung-itung pesta masa lajang, tahun depan sampeyan udah nggak bisa kayak gini lho Miss”.

Belajarlah dari orang dewasa, 08 Juli 2018

Mengenal Wheel Alignment (Spooring) untuk Keamanan Mudik Anda Saat Berkendara

Bengkel mobil

Spooring (himawanputra.com)

Wheel alignment atau biasa disebut spooring ini merupakan proses penyeimbangan atau penyelarasan keempat roda mobil agar posisi dan setelan normalnya bisa menjadi lebih baik, karena setiap mobil mempunyai tekanan angin ban yang berbeda-beda dan pengaruh jenis jalan yang dilewati pengemudi juga dapat memberikan dampak pada posisi ban, maka langkah spooring inilah yang perlu diperhatikan oleh para pengendara untuk merawat mobil mereka secara standar dengan melakukan perataan roda agar perjalanan kendaraan berjalan dengan lurus dan benar. Hal inipun demi kenyamanan dan keamanan perjalanan mereka.

Dalam proses pengembalian posisi roda atau wheel alignment ini juga perlu memerhatikan tiga hal, yakni Camber, Caster dan Toe

  • Camber adalah kemiringan roda bagian atas kearah dalam atau luar dari garis sumbu vertikal dilihat dari depan kendaraan. 
  • Caster, yakni kemiringan poros atau sumbu steering bagian atas kearah depan atau belakang jika dilihat dari arah samping karena caster ini berfungsi untuk menggerakkan roda tetap stabil. 
  • Toe, terbagi menjadi toe-in dan toe-out, adalah perbedaan jarak bagian depan dan belakang roda kanan dan kiri jika kendaraan dilihat dari atas.

Hunter  wheel balancer

Hunter Hawkeye Proalign2 HS221 CM (himawanputra.com)

Mengenai alat untuk proses spooring inipun menggunakan alat wheel balancer, yakni semacam alat yang bisa mendisplay dan mengukur ketidaksamaan atau kemiringan roda dengan cara memasang roda pada poros atau sumbu wheel balancer kemudian di putar, maka setelah itu akan muncul display dari mesin yang mendeteksi ketidakseimbangan roda.

Berhubung penulis berada di Kota Semarang, jadi kali ini penulis akan membagikan info beberapa mitra (bengkel mobil dan toko ban) yang menyediakan dan memakai alat wheel balancer brand hunter (engineering company) yang tersebar di Semarang. Sebelum waktu Bulan Ramadhan kali ini habis, alangkah baiknya jika seorang pengendara tidak lupa untuk menyerahkan kendaraannya pada bengkel-bengkel mobil terdekat untuk mendapatkan pelayanan dan perawatan yang akurat demi kenyamanan dan keamanan perjalanan saat mudik nanti. So, here we go!

1. OTOBOX (MORODADI GROUP)

Alamat : Majapahit 326E depan kantor kec. Pedurungan, Semarang

Menyediakan mesin HUNTER Pro Align PA210E – HS201DT 2 Cameran – 20

2. SUMBER HARPINDO LESTARI SENTOSA

Alamat : Jl. Jend. Sudirman 348 Semarang

Menyediakan mesin HUNTER Hawkeye Pro Align 2 Camera – HS200FE – 19

3. SUMBER BARU, TOKO BAN

Alamat : Jl. MT. Haryono No. 662 Semarang

Menyediakan mesin HUNTER GSP9700 RFT – Road Force Touch – LCD Touch

4. LPY, TOKO BAN

Alamat : Jl. Imam Bonjol 125 A Semarang

Menyediakan mesin HUNTER 511 DSP250

5. RODA JAYA BAN

Alamat : Jl. Raya Semarang Boja KM 4,2 Semarang

Menyediakan mesin HUNTER DSP400 – 4 Camera

Sekilas mayoritas bengkel besar tertentu menggunakan produk HUNTER yang merupakan salah satu produk unggulan berkelas dunia. Seperti produk HUNTER HAWKEYE PROALIGN2 HS221CM misalnya, mempunyai monitor 20″ Color LCD Flat Planel dan resolusi kamera mencapai 20.000.000 px. Melalui PT. Himawan Putra sebagai pendistribusi peralatan otomotif di Indonesia, maka dipastikan proses memodifikasi mobil dan spooring terhadap mobil anda akan mendapatkan pelayanan dan perawatan yang terbaik.

PT. Himawan Putra

Source : Himawanputra.com

pararawendy

about my world, my mind, my passion!

Waking Up at 3 a.m

a collection of stories that I think about at 3 a.m.

Hikayatul Isri

Semoga bermanfaat :)

Ahsin Muslim's Weblog

The Teacher' Story

zahrozahrotul

Islam Jalan Hidupku

You💝Me

💫YOU. Dancing in my heart. Running in my mind. Stop in front of me and smiling with me. O! ME. Who are YOU?💫

fattahrumfot.writings

Tinta-Tinta Gagasan

capung2

Menulis Untuk Diingat

aurelia vizal

produk konstruksi sosial

on delivery

now loading...........

Kegagalau

Berbagi Informasi Anti-galau dari Lubuk Hati yang Terdalam

ezayyak captain

Kebenaran tak mengenal figur. Kenali kebenaran maka kamu mengetahui siapa saja yang memperjuangkannya

SendiDipantara

Dengan menulislah kita bisa mengucapkan rasa,yang tak bisa diucapkan dengan suara"

Jurnal Cewek

Bahagia Itu Sederhana!

the kumals world

Numpang Hidup Di Dunia

Terjebak Rindu

Doa mengalahkan jarak yang menciptakan kerinduan. Semua ini adalah tentang kita.